Rabu, 12 April 2023

Pameran @ Toserba Laris Kelaten mall Hub 081234566204




 Lokasinya berada di Jl. Pemuda No.164, Ngepos, Bareng, Kec. Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.


Jam buka Laris Klaten adalah mulai pukul 08.00 - 20.00 WIB.

Laris Klaten menjual berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah dan super lengkap.

Toserba Laris Klaten

1. Sejarah Berdiri dan Perkembangan Toserba Laris Klaten

Swalayan Laris ini merupakan bentuk usaha di bidang eceran, yaitu pemasaran barang-barang eceran yang berbentuk toko serba ada, sebagai pusat belanja dan supermarket dengan nama Laris Swalayan. Pada awal berdirinya Laris Swalayan hanya berbentuk sebuah toko kelontong yang kecil yang dimiliki oleh Tan Mein Kaie.

Setelah tahun 1986 kemajuan toko Laris semakin meningkat dengan pesat yang dahulu hanya sebuah toko kelontong yang kecil akhirnya menjadi toko yang serba ada. Pada tanggal 18 Maret 1987 kepemimpinan toko Laris diserahkan kepada putranya yang bernama Johan Kristanta dengan diperkuat dengan akta pendirian No. SP 00364/P/1124/V/86.

Tantangan dan rintangan yang dirasakan oleh pengelola Swalayan Laris tidak pernah melewatkan peluang bisnis yang ada. Untuk lebih mengembangkan usaha dalam upaya memuaskan kebutuhan konsumen dalam berbelanja, maka pada tahun 1992 bangunan diperluas dan membuka cabang Laris di wilayah ex Karesidenan Surakarta, antara lain:

1.Toko Sami Laris beralamat di Jalan Garuda No. 20 Klaten. 2.Toko Sepatu Roma beralamat di Jalan Coyudan No. 131 Solo. 3.Toserba Laris beralamat di Jalan Pemuda No. 80 Klaten.

51

4.Laris Istana Jam beralamat di Jalan Plaza Klaten A/7 Klaten.

5.Toko Sepatu Italy beralamat di Jalan Pemuda Selatan No. 23 Klaten.

2 Bentuk dan Struktur Organisasi

Swalayan Laris menggunakan bentuk organisasi garis lurus, model ini mempunyai keunggulan adanya kesatuan perintah, rencana, koordinasi, pengawasan dan kontrol yang cepat dalam pendelegasian tugas dan tanggung jawab serta penyebarluasan informasi-informasi dari atasan ke bawahan.

52

Gambar 4.1

Struktur Organisasi Toserba Laris Sumber: Toserba Laris Klaten (2006)

Untuk lebih memudahkan dalam memahami struktur organisasi Swalayan Laris maka dapat diuraikan tugas masing-masing bagian sebagai berikut:

1. Direktur Utama

Direktur utama mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: a. Mengusahakan pencapaian target penjualan yang telah ditetapkan.

Direktur Utama Store Manager Departemen Personalia Kepala Gudang Gudang Permintaan Barang Supervisor Area Pengawas Kepala Counter Counter Administrasi Manajemen Staf Departemen Kasir Base

53

b. Mengusahakan agar pramuniaga selalu memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen atau para pengunjung.

c. Mengajukan saran-saran dalam membuat target penjualan. d. Mengubah dan mengurangi anggaran pembelian.

e. Mengajukan usul-usul mengenai mutasi promosi tenaga kerja. f. Menciptakan suasana kerja yang harmonis.

2. Kepala Bagian Gudang

Kepala bagian gudang mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

a. Bertanggung jawab atas barang-barang yang digunakan. b. Mengadakan administrasi penyimpanan.

3. Kepala Bagian Pembelian

Kepala bagian pembelian mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

a. Melakukan pembelian barang.

b. Mengawasi mutu barang agar tetap terjamin dan terjaga. c. Mengubah dan mengurangi barang dagangan.

4. Kepala Departemen Administrasi

Kepala departemen administrasi mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

a. Mengadakan surat-menyurat.

54

3. Personalia 1.Tenaga Kerja

Jumlah tenaga kerja Swalayan Laris sebanyak 125 orang. 2.Jam Kerja Karyawan

Sistem jam kerja yang dijalanankan oleh Swalayan Laris adalah karyawan masuk kerja pada pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Istirahat yang diberikan selama 2 jam dengan cara bergantian antara karyawan satu dengan karyawan yang lainnya.

3.Kompensasi

Gaji yang diberikan kepada karyawan Swalayan Laris didasarkan kriteria sebagai berikut:

a. Atas Dasar Jabatan

Semakin tinggi jabatan yang didudukinya, maka semakin tinggi pula gaji yang diterima karyawan yang bersangkutan.

b. Pengalaman Kerja

Bagi karyawan yang sudah berpengalaman, maka gaji yang diterimakan akan semakin besar pula.

c. Prestasi Kerja

Bagi karyawan yang berprestasi, maka perusahaan akan memberikan gaji tambahan dalam bentuk bonus di luar gaji pokok yang diterimanya.

55

4.Jaminan Sosial

Jaminan sosial yang diberikan oleh pihak perusahaan Swalayan Laris kepada karyawan adalah sebagai berikut:

a. Jaminan tunjangan kematian. b. Jaminan kecelakaan kerja.

c. Tunjangan kesehatan bagi karyawan.

d. Tunjangan hari raya sebesar satu kali gaji pokok. 4. Pemasaran

Pemasaran pada umumnya dipandang sebagai tugas untuk menciptakan, memperkenalkan dan menyerahkan barang dan jasa kepada konsumen. Untuk dapat mencapai tujuan pemasara Swalayan Laris mengembangkan alat-alat bauran pemasaran, bauran pemasaran yang dikembangkan Swalayan Laris untuk mempengaruhi saluran perdagangan dan konsumen akhir adalah sebagai berikut:

1. Produk

Swalayan Laris menjual produk-produk kebutuhan hidup segari-hari antara lain sebagai berikut:

a. Makanan. b. Minuman. c. Buah-buahan.

d. Barang-barang keperluan rumah tangga. e. Produk elektronik dan lain sebagainya.

0 komentar:

Posting Komentar